Langsung ke konten utama

Prinsa Mandagie Kembali Dengan Kejutan Menyenangkan Single “Coba Jadi Aku”

Ejaculated - Setelah disibukkan dengan persiapan debut sebagai pemeran film yang menyebabkan dirinya harus hiatus dari dunia musik, Prinsa Mandagie akhirnya kembali dengan karya terbarunya yang berjudul ‘Coba Jadi Aku’. Yang lebih special lagi, lagu yang jadi single comeback dari Prinsa ini juga dikemas dalam bentuk film pendek dengan judul sama. “Banyak orang yang kenal Prinsa Mandagie awalnya sebagai penyanyi soundtrack dari ‘Layangan Putus’ yang kemudian aku baru juga debut sebagai aktris dan berperan di Film ‘Jurnal Risa’, jadi aku berpikir kenapa kita tidak coba combine saja antara 2 hal ini untuk jadi sebuah karya,” kisah Prinsa saat mengungkapkan alasan dibalik dirilisnya single ini sekaligus film pendeknya.

‘Coba Jadi Aku’ sendiri menceritakan tentang patah hatinya seorang anak yang memiliki trauma masa kecil yang terbawa hingga dirinya dewasa. Ditulis oleh Clara Riva, lagu ini juga melibatkan banyak pihak dalam proses pembuatannya. Diantaranya, S/EEK sebagai Producer, Vocal Engineering oleh Yusuf Albantani, Vocal Director dan Vocal Producer oleh Barsena Bestandhi. Sementara proses Mixing dan Mastering oleh Dimas Pradipta. Sementara itu, dalam pembuatan film pendek ‘Coba Dari Aku’ Prinsa terlibat secara langsung baik sebagai cast maupun penggagas kisahnya. “Ide dari film pendeknya memang dari aku sendiri yang kemudian dikembangkan sama Sutradara-nya, Mas Prabu Genta,” ungkap Prinsa. “Selain menjadi orang yang ber-ide untuk film pendeknya, aku juga terlibat sebagai cast dalam film ini,” lanjutnya.

Film Pendek ‘Coba Jadi Aku’ memang seolah menjadi sebuah pelengkap untuk single-nya sendiri. Karena memang, Prinsa berusaha menceritakan apa yang dia ingin ungkapkan di single ini secara mendetail melalui film pendeknya.  Tidak sampai disitu saja, Prinsa juga ingin agar pendengarnya dapat berbagi pengalaman dan kisah mereka yang relate dengan ‘Coba Jadi Aku’ melalui aktivasi di social media dengan tagar #CobaJadiAku. “Aku ingin dengerin cerita #CobaJadiAku versi teman-teman media sosial, jadi aku bikin konten #CobaJadiAku untuk bisa kumpulin cerita-ceritanya,” kata Prinsa. 

Single ‘Coba Jadi Aku’ diharapkan Prinsa menjadi teman yang mungkin sedang struggling untuk dapat memaafkan Trauma Masa Kecilnya, diapun beharap agar teman-teman penikmat musiknya tidak merasa sendiri. “Kita harus percaya bahwa saat kita memaafkan, semua langkah yang akan kita ambil akan terasa lebih legowo. Peluk jauuuh,” tutup Prinsa. Simak single terbaru Prinsa Mandagie, ‘Coba Jadi Aku’ di seluruh digital streaming platform di Indonesia. Serta, tonton film pendek ‘Coba Jadi Aku’ persembahan Prinsa yang akan segera dirilis.

Written by : Clara Riva
Performed by : Prinsa Mandagie
Produced by : S/EEK
Keys & Synth by : Adrian Rahmat Purwanto
Drums & Programming by : Jessilardus Mates & Marco Steffiano
Guitars by : Ade Avery
Strings Arrangement by : Erikson Jayanto
Vocals recorded at : Sony Music Studio, engineered by Yusuf Albantani, 
Directed & produced by : Barsena Bestandhi, edited by Barsena Bestandhi
Mixed and Mastered by : Dimas Pradipta at Sum It Studio

Media Relation : +62 856-9386-6051 ( Anggun Tiara )
Prinsa Mandagie Access :
Instagram : @prinsamandagie | TikTok : @prinsamandagie | All DSP : @prinsamandagie | YouTube : @prinsamandagie

Source : INDOGRESS

Visit Instagram : @ejaculatedzine

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JAPA MANTRA RILIS MAXI SINGLE TENTANG DUNIA DAN SIFAT BURUK MANUSIA

Ejaculated -  Belantika musik kembali kedatangan grup band baru dengan wajah lama dari kota Yogyakarta bernama Japa Mantra.   Mereka terbentuk awal tahun 2024 dan sepakat mengusung genre yang rock yang populer pada tahun 70an. Japa Mantra beranggotakan 5 wajah lama musisi Yogyakarta, diantaranya adalah Lukman Marjabinie sebagai vokalis (Afapika), Gigih Prayogo sebagai gitaris (KOEN the Guitar Band, Akadama and the Yoyo Connection), Danudjaditya sebagai gitaris (Electric Dynamite Flux dan Kombakambek), Bintang Renjana diposisi bass (Ringrootz, Trip Trapper) dan Bable Sagala mengisi posisi drum   (Risky Summerbee and The Honeythief, Metallic Ass, dan SPAD). Ide berawal dari Bable yang mengajak Gigih dan Lukman yang sudah bersahabat sejak lama untuk membuat band kembali, lalu diajaklah Bintang dan Danudjaditya bergabung melengkapi formasi ini. 2 nama terakhir yang disebut tak lain dan tak bukan merupakan pelanggan setia di Watchtower Studio milik sang drummer. “Niat awalny...

Pringgo Refleksikan Perjalanan Kehidupannya Lewat Album Perdana, “Bejana”

Ejaculated -  “Berkenalan Dengan Bejana, Album Perdana Pringgo, penulis lagu sekaligus produser” pada lagu “kita ke sana” dari Hindia, Member Twentyfirst Night dan Memperkenalkan Single “ Pesan” Bersama Dochi Sadega hingga  ‘Bittersweet of Rain’ Bersama Pamungkas Menjadi 2 Trek Utama di Album Ini” Bulan September merupakan moment penting bagi Pringgo yang sempat berkarya bersama Twentyfirst Night karena pada bulan itu, album solo yang telah lama dinanti akhirnya dirilis. Bertajuk “ Bejana ”, album ini merupakan rekoleksi kisah yang penuh makna dan emosional yang mengeksplorasi nuansa emosi manusia, pertumbuhan, dan transformasi. “Semua track di album ini adalah cerminan kejadian kehidupanku selama proses pengerjaan album ini sendiri,” ungkap Pringgo . “ Jadi, album ini terasa personal dan sangat berkesan karena jadi semacam diary kisahku,” lanjutnya. Lewat album yang memang telah digarap kurang lebih selama 1 tahun ini, Evolusi Pringgo sebagai seorang artis sangat...

Mirelle G.Edith Gambarkan Perjalanan Emosional Yang Mendalam Melalui Singel “Ini Tak Biasa”

Ejaculated -  Bagaimana perasaan seseorang saat memasuki suasana baru? Tentu perasaan itu membuat segalanya tercampur aduk. Begitu jugalah yang coba digambarkan oleh Mirelle G. Edith lewat single terbarunya yang bertajuk ‘Ini Tak Biasa’ . “Lagu ini mengajak kita menyadari bahwa segala hal dalam hidup ini, bahkan perasaan paling kelam sekalipun, memiliki waktunya untuk berlalu, ” ungkap Mirelle . “Semua akan kembali seperti semula, atau bahkan lebih baik lagi, kelam jadi terang,” lanjutnya. Itulah mengapa lewat ‘Ini Tak Biasa’ , Mirelle menggambarkan perjalanan emosional yang mendalam dengan menggunakan elemen alam, misalnya hujan untuk menggambarkan kesedihan, suara daun jatuh untuk menggambarkan rasa bimbang, dan langit biru juga kicauan burung untuk menyimbolkan harapan. Semua itu ditulis sendiri oleh Mirelle G. Edith secara lancar. Bahkan saat Mirelle turut serta mengajak Lafa Pratomo sebagai sosok yang terlibat langsung sebagai Producer hingga proses Mastering semuanya ...