Setelah didera problema, Akhirnya LUMPUR berhasil menuntaskan ide musik yang berbahaya lewat sebuah album baru .
Terbentuk dipenghujung 1994 , tepatnya di kota Bandung tanggal 11 November 1994 mereka menamakan dirinya LUMPUR , dengan line up orsinilnya lye , Mimi , Diki , dan Dida yang saat itu terinfluence band yang berasal dari Belanda semisal SINISTER .
Mereka akhirnya pekat terkontaminasi DEATH METAL Lumpur mulai tercatat menerbitkan album perdananya pada tahun 2003 melalui Extreme Souls Production yang berjudul Escape Your Punishment bersama formasi ke - 9 mereka yakni Putra ( gitar ) , Fadly ( vokal ) , Dicky ( bass ) , Shincan ( drum ) dan Andre ( gitar ) . Setelah album ini rilis , Lumpur harus melewati hiatus panjang hingga kembali aktif pada tahun 2011 dengan wajah dan member baru mereka yakni , dihuni Andry Gila ( vokal ) , Dyo ( bass ) dan Dawan ( drum ) .
Di era tersebut , Lumpur berhasil mengeluarkan album kedua mereka namun dalam format EP yang berjudul Skema Pembalasan Sempurna , melalui New Standard Elite ( Amerika Serikat ) . Album Aku dan Tuhanku direkam di Fun House Studio Bandung , bersama formasi ke - 11 Lumpur yang terdiri dari , Saputra Ekonadi ( gitar ) , Aghy Purakusuma ( vokal ) , Zinedin Dwi Herlambang ( drum ) dan Muhammad Maulana Miraj ( bass ).
Kini Lumpur digawangi oleh Saputra Ekonadi ( gitar ) , Aghy Purakusuma ( vokal ) , Zinedin Dwi Herlambang ( drum ) dan Gery Nurfallah ( bass ) sebagai pengganti posisi almarhum Maulana.
#ejaculatedzine #infoterbaru #news #lumpur #newsrelease

Komentar
Posting Komentar