"Aku
ingin memiliki kedamaian di dalam cinta, membangun rumah yang kokoh
bersama-sama dan aku rasa ini juga relate dengan kebanyakan orang,"
tuturnya.
Dalam
penggarapan lagu ini, Raissa Anggiani menggaet Rendy Pandugo dan Kamga Mo, yang
masing-masing duduk di bangku music arranger merangkap music producer, dan
vocal director. Kedua nama besar tersebut dipilih lantaran Raissa ingin
mengeksplorasi lebih luas kemampuan bermusiknya.
Sebagai
persembahan manis sekaligus pembuka album teranyarnya yang siap diproduksi,
Raissa Anggiani single "Jika Nanti" dalam format audio Dolby Atmos.
Hal ini, kata dia, merupakan salah satu hal istimewa yang ia coba tawarkan
kepada para pendengar.
Dirilis
di bawah panji label Alfa Records, single "Jika Nanti" diharapkan
bisa menjadi nomor yang melanjutkan kesuksesan Raissa Anggiani yang karyanya
kerap masuk di ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards).
Penyanyi
muda yang masih berusia 20 tahun itu, sebelumnya juga telah meraih sejumlah
penghargaan bergengsi, termasuk menjadi duta kampanye global dari Spotify untuk
kesetaraan gender "Equal" yang membuat fotonya dipajang di papan
reklame New York Times Square, Amerika.
Terbaru,
lagu "Losing Us" milik Raissa Anggiani juga menjadi tembang latar
alias soundtrack untuk film "Architecture of Love" garapan sutradara
Teddy Soeriaatmadja.


Komentar
Posting Komentar